NIM Mailing List
INFORMATION
Pesan Penggagas
Arsip Berita
Tempat Diskusi
PHOTOS & VIDEO
Photos Gallery
Dephan
Videos Gallery
Wallpaper
CAMPAIGN
Buku Kebangsaan
Pesta Rakyat
Diskusi
Penghargaan
Petisi Online
P.P.S.T.K
SIMPOSIUM
2009
2008
2007
2006
2005
AWARENESS
Bibit Disintegrasi
Budaya dlm Gambar
LINKS
Aumkar.org
ForADokSi-BIP
One Earth Media
One Earth Radio
 
 

National Integration Movement (NIM) atau Gerakan Integrasi Nasional adalah wadah berkumpul bagi orang-orang Indonesia dari berbagai latar belakang agama, suku, etnis, gender dan pendidikan yang punya kepedulian tinggi terhadap masalah persatuan dan kesatuan bangsa.

Wadah ini didirikan pada tanggal 11 April 2005, enam puluh tahun setelah Indonesia Merdeka, di Tugu Proklamasi, Jakarta. Pendiriannya diinspirasikan oleh toko spiritual lintas agama Anand Krishna.

Latar Belakang Berdirinya NIM

NIM didirikan sebagai sebentuk respon atas adanya ancaman terhadap integrasi bangsa, terutama yang disebabkan karena pertikaian atas nama agama dan etnis, di berbagai wilayah Indonesia.

Berbekal hati nurani dan akal sehat, NIM bermaksud mengkritisi sekaligus memberi sumbangan tenaga dan pikiran atas berbagai soal yang muncul di masyarakat, pada setiap aspek, kehidupan, yang dinilai membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa - untuk kemudian disuarakan secara lugas, jelas dan terbuka.

Sejumlah isu yang potensial untuk diangkat meliputi, antara lain: ancaman terhadap keutuhan wilayah RI, peraturan dan perundangan yang diskriminatif terhadap kelompok agama tertentu; kebijakan yang merugikan kelompok etnis dan agama tertentu; ancaman atau teror dari kelompok masyrakat tertentu kepada kelompok masyarakat lain; dan sebagainya.

Dasar Perjuangan NIM

Landasan utama perjuangan NIM adalah Pancasila dan UUD '45 serta "Piagam Kebangkitan Indonesia 2005", yang sebagian teksnya dikutip di bawah ini:

"Bahwa proklamasi kemerdekaan fisik oleh para pendiri bangsa di tahun 1945 dan diteruskan melalui pembangunan di segala bidang kehidupan, bukanlah sebuah proses yang sudah selesai. Lebih mendasar dari itu, kemerdekaan jiwa bagi setiap anak bangsa harus terus diwujudkan dan diperbaharui, sebagai pondasi utama dalam membangkitkan Indonesia, yang akan memainkan peranan aktif menuju sebuah masyarakat dunia yang tidak mengenal diskriminasi dalam bentuk apapun. Satu bumi, satu langit, satu umat manusia.

Demi menuju masyarakat baru yang kita cita-citakan itu, kita perlu meneguhkan komitmen untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan bangsa dari ancaman disintegrasi yang datang dari dalam maupun luar negeri. Dengan bersenjatakan Pancasila yang merupakan rumusan jenius nilai-nilai luhur budaya bangsa yang tersebar di seluruh penjuru negeri, kita semua, Putra-Putri Ibu Pertiwi, harus bersatu membangkitkan bangsa ini dan membersihkan setiap jengkal tanah air Indonesia dari belukar kesadaran rendah yang tidak mampu melihat kesatuan di balik keragaman budaya Nusantara."

Visi & Misi NIM:

Visi, Membangkitkan Jiwa Indonesia.
Misi, Untuk Indonesia Jaya.

Apa yang Dapat Anda lakukan?

Bila setuju dengan landasan perjuangan NIM, Anda dapat bergabung dan menjadi bagian dari NIM - Anda pun bisa memilih menjadi simpatisan NIM. Kami sangat mengharapkan partisipasi Anda untuk turut memantau dan melaporkan berbagai peristiwa ataupun fenomena di lingkungan anda yang berpotensi menciptakan disintegrasi.[ Klik Pendaftaran Online ]